Feed on
Posts
comments

Workshop Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Pendidikan Sesi 1 Jakarta
Membuat Materi Pembelajaran dengan Flash Action Script

(Terbatas untuk 8 Orang)

Ahad, 9 Agustus 2009
Pukul 09.00 s.d. 16.00 WIB

Materi Yang Dipelajari

1. Membangun Animasi Dengan Flash Dasar
2. Membuat Beberapa Contoh Animasi Fisika dan Matematika menggunakan Action Script

Tempat :
Mitra Rumah Ilmu Indonesia ICT Training Centre
Asweb Internet Cafee
Jln. PKP No. 88, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur
Contact person: anatta 0811936829
Investasi : Rp. 160.000

Fasilitas Pelatihan :
1 Orang 1 Komputer dan Jaringan Internet,
Kelas Kecil dengan Presentasi Multimedia,
Soft Drink,
Makan Siang,
Modul Pelatihan,
CD Moodle dan SUPERPEDIA dan Perangkat Lunak Pendukung Lainnya
Sertifikat

Rekening Investasi :
BCA KCU Pangkal Pinang no. 0410742128 a.n. Reza Ervani
Bank Mandiri KCP Mentok no. 112-00-0527683- 2 a.n. Reza Ervani
Bank Syariah Mandiri KCP Cimahi no. 033 002 3334 a.n. Reza Ervani
BNI Pangkal Pinang no. 0144804871 a.n. Reza Ervani

Pendaftaran dan Konfirmasi Transfer :
Ketik FLASH Nama Lengkap, Asal Lembaga/Sekolah kirim ke
0818 42 53 42 – 022 7661 2427

Pertanyaan dan Konsultasi
info@rumahilmuindonesia.net
http://www.rumahilmuindonesia.or.id

AYO SEMANGAT

semoga prestasi mts makin maju dan bisa menjadi sekolah berbasis IT yang sukses

Mengapa Perlu Sistem SKS?

1.      Alasan Yuridis

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dalam Pasal 11 Ayat 3 menyatakan bahwa beban belajar untuk SMA pada jalur pendidikan formal kategori mandiri dinyatakan dalam satuan kredit semester.

2.      Alasan Pedagogis-Logis

  • Kebutuhan, minat dan potensi peserta didik lebih terakomodasi karena mereka dapat menentukan beban belajar dan memilih mata pelajaran secara mandiri.
  • Kecepatan dan gaya belajar peserta didik yang bervariasi dapat dilayani dan berlangsung secara alami. 

 Apa itu Sistem SKS?

  1.  Sistem Satuan Kredit Semester (SKS) adalah system penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya menentukan sendiri beban belajar dan mata pelajaran yang diikuti setiap semester pada satuan pendidikan (Permendiknas Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi bab III).
  2. Beban belajar setiap mata pelajaran dinyatakan dalam Satuan Kredit Semester (SKS).
  3. Mata pelajaran dikelompokkan menjadi :

         a)     Mata Pelajaran Umum

         b)     Mata Pelajaran  Wajib

         c)      Mata Pelajaran Pilihan

         Muatan Lokal yang disediakan adalah :

          a)     Pendidikan Lingkungan Hidup Kota Jakarta

          b)     Sinematografi

          c)      Robotik

          Kegiatan pengembangan diri terbagi :

             a)     Kegiatan ekstrakurikuler

             b)     Layanan bimbingan konseling

             c)      Kegiatan pembiasaan 

Bagaimana Penyelenggaraan Sistem SKS?

 

1.      Sistem Pembelajaran

Ø      Kegiatan pembelajaran dibagi menjadi :

      a)     Kegiatan tatap muka

      b)     Kegiatan tugas terstruktur

      c)      Kegiatan tugas mandiri

Ø      1 SKS diartikan sebagai :

      a)     1 jam pelajaran tatap muka terjadwal

      b)      1 jam pelajaran tugas terstruktur terjadwal

       c)      1 jam pelajaran tugas mandiri tidak terjadwal

Ø      Strategi pembelajaran dengan  system moving class, yang artinya peserta didik berpindah (moving) dari satu kelas ke kelas yang lainnya sesuai mata pelajaran yang diikuti. 

2.      Sistem Penilaian

Ø      Penilaian menggunakan acuan criteria dengan batas minimal pencapaian ketuntasan sebesar 75%.

Ø      Penilaian terdiri dari penilaian proses dan penilaian hasil.

Ø      Penilaian proses adalah penilaian untuk mengetahui pencapaian kompetensi melalui tes formatif (ulangan harian), pengamatan sikap, untuk kerja secara individual maupun kelompok, tugas, penilaian produk/proyek, dan/atau portofolio.

Ø      Penilaian hasil adalah penilaian untuk mengetahui pencapaian kompetensi melalui ujian tertulis pada tengah semester dan akhir semester.

Ø      Peserta didik yang belum tuntas berhak mengikuti remedial, yang dilakukan sepanjang waktu sampai akhir semester dan yang sudah tuntas berhak mendapatkan pengayaan, serta adanya program percepatan/enrichment. 

3.      Sistem Penetapan Beban Belajar dan Pemilihan Mata Pelajaran

Ø      Penetapan Beban Belajar

a)     Beban belajar per semester antara 20 SKS sampai dengan 24 SKS

b)     Khusus Siswa Cerdas Istimewa (SCI) beban belajar sebanyak 32 SKS per semester.

Ø      Penilihan Mata Pelajaran

a)     Semester 1 disebut pilihan terbatas, semester 2 disebut pilihan terbimbing semester 3 dan seterusnya disebut pilihan diperluas.

b)     Pilihan terbatas artinya menu atau paket mata pelajaran ditentukan oleh sekolah dan diberlakukan untuk seluruh peserta didik yaitu 10 mata pelajaran.

c)      Pilihan terbimbing artinya menu atau paket mata pelajaran yang pemilihannya dibimbing oleh Penasihat Akademik peserta didik.

d)     Pilihan diperluas artinya menu atau paket mata pelajaran kekhasan program dapat dikayakan dengan menu/paket mata pelajaran lintas program

4.      Pedoman Kelulusan

Ø      Mengumpulkan/menyelesaikan sekurang-kurangnya 116 SKS.

Ø      90% mata pelajaran yang diikuti mencapai batas minimal ketuntasan dengan 10% mata pelajaran yang tidak mencapai batas ketuntasan, yang bukan merupakan mata pelajaran cirri khas program, dan indeks Prestasi Kumulatif minimal 2,70.

Ø      Memiliki sikap baik

Ø      Lulus Ujian sekolah

Ø      Lulus Ujian Nasional 

 

 

Beberapa Konsekuensi Pelaksanaan Sistem SKS

 

  1. Tidak ada kenaikan kelas.
  2. Pendidikan dapat ditempuh secara cepat selama 2 tahun, secara normal selama 3 tahun  dan secara lambat selama 4 tahun, serta maksimal selama 5 tahun.
  3. Peserta didik akan didampingi oleh Penasihat Akademik selama menempuh pendidikan

anatta sannai

mts pkp jakarta islamic school

Tahun ‘70-an Presiden Korsel Park Jung He ke aceh, dia lihat ayat Qur’an di sebelah Masjid Baiturrahman: “Innallaah laa yughoyyiru maa biqoumin, hatta yughoyyiru maa bi anfusihim” –beliau
bertanya; “artinya apa?”, “Tuhan tidak mengubah keadaan suatu kaum,
sampai kaum itu yang mengubah keadaannya sendiri”. Jadilah ayat itu
dicatat, kemudian dibawa ke Korsel untuk dijadikan slogan resmi
pemerintah; “Tuhan tidak mengubah keadaan Korea Selatan, sampai rakyat
Korea yang mengubah keadaannya sendiri”. Padahal hanya satu ayat tapi
luar biasa hasilnya sekarang. Kalau kita karena kebanyakan ayat, ada
6666, jadi bingung mau mulai dari mana

 

 

anatta sannai

jakarta islamic school

Sejak didirikan 32 tahun silam hingga saat ini, Pondok Karya Pendidikan (PKP) yang berlokasi di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, sudah menjadi bagian dari tonggak syiar Islam di Jakarta.

Demikian dipaparkan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, dalam sambutannya pada acara HUT ke-32 PKP sekaligus peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Acara yang digelar di Aula Gedung PKP, Sabtu (12/4) dihadiri seluruh civitas akademika PKP dan seluruh pelajar di sekolah tersebut.

PKP, yang kini telah berubah nama menjadi Jakarta Islamic Center, diharapkan dapat menjadi lembaga pendidikan terpadu, mulai dari pra-sekolah hingga  ke jenjang perguruan tinggi.

Di mata gubernur, PKP merupakan lembaga pendidikan yang memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikannya melalui manajemen yang berbasis sekolah. Kualitas guru-guru yang ada di PKP diyakini cukup berkualitas karena mereka juga telah dibekali ilmu dalam diklat dan diberikan motivasi oleh instansi terkait.

Bendera Islam juga diharapkan terus dikibarkan oleh PKP. “Yang lebih utama adalah PKP dapat melahirkan alumni-alumni yang jadi benteng Islam dan jadi agen pembangunan akhlakul karimah,” kata Fauzi Bowo.

Gubernur juga menginformasikan tahun anggaran 2008 ini, lembaga pendidikan PKP mendapatkan dana bantuan dari Pemda DKI sebesar Rp 100 juta. Sebelumnya, PKP telah mengajukan bantuan anggaran sebanyak Rp 200 juta. Namun DPRD DKI hanya menyetujui separuhnya. “Yang Rp 100 juta dicoret oleh DPRD DKI,” ungkapnya.

Ia sendiri sebenarnya tidak setuju atas keputusan dewan yang mencoret bantuan anggaran untuk PKP tersebut. Namun jika keputusan dewan itu tak ada perubahan dan PKP tetap mendapatkan bantuan dana Rp 100 juta, Fauzi Bowo berjanji akan memberikan bantuan secara pribadi pada PKP. Bantuan pribadi ini akan diambil dari uang honorarium pribadinya sebagai gubernur.

“Saya akan sisihkan honor pribadi saya untuk PKP. Kenapa ini dilakukan karena saya yakin bahwa ini sangat bermanfaat untuk siyar Islam dan juga karena saya cinta PKP,” tukasnya.

Sementara, Ketua Umum PKP, TBM Rais memaparkan, seluruh pelajar yang dibinanya telah berhasil. Tidak hanya berprestasi dalam dunia pendidikan, tapi juga meraih prestasi dalam berbagai kejuaraan seperti juara I tingkat nasional lomba kompetensi modifikasi otomotif. Kemudian juara II tingkat nasional lomba Robotik, juara II tingkat nasional lomba panjat tebing, serta beberapa prestasi lainnya.

“Dalam menyambut HUT ke-32 PKP ini, kami juga telah mengadakan donor darah yang diikuti oleh warga kampus dan masyarakat setempat. Alhamdulillah jumlah pendonor saat ini mencapai 350 orang,” papar Rais.

Selain itu, keluarga besar PKP juga menggelar karnaval sepeda hias, yang kesemuanya merupakan hasil kreasi dan kreativitas para siswa-siswi. Karnaval sepeda hias ini dilakukan dengan cara berkeliling kampung di wilayah tersebut. Kegiatan ini juga dalam rangka mempromosikan lembaga pendidikan PKP dalam ragka menghadapi penerimaan siswa baru

he he he

saya juara 1 lomba desain, yang diselenggrakan oleh Jakarta islamic School

Pengumuman pada tanggal 8 April 2008, diserahkan langsung oleh AM Fatwa..

konsep desain “GO MUSLIM” terdiri dari 2 buah tonggak dg bagian tengahnya meliuk berbentuk segi empat…

mempunyai arti “semangat memperjuangkan nilai islami”

Tujuan dari piala ini “seorang pemenang ketika mendapatkan piala akan berteriak ALLAHU AKBAR”

wah ternyata saya hebat juga yach……

btw foto desain saya dan saya dg am fatwa menyusul yach

Pelatihan TIK MTs PKP JIS

Pelatihan TIK Insya Allah diadakan pada minggu kedua bulan september bertepatan dengan puasa ramadhan
semoga para guru mts dapat mendapatkan ilmu yang berarti dalam bidang TIK khususnya
“cara memamfaatkan media internet dalam kegiatan belajar mengajar”

acara ini diselenggarakan oleh bidang pendidikan yayasan pkp jis bekerjasama dengan mts pkp dan mendapatkan biaya dari APBD Pemda DKI

semoga berjalan lancar

 

anata sannai

panitia pelatihan tik

Pertumbuhan penduduk di setiap negara akan berdampak pula terhadap pertumbuhan penduduk dunia secara keseluruhan. Menurut Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) yang menangani masalah kependudukan melaporkan bahwa pada tahun 2003 jumlah penduduk dunia 6,3 milyar. Sebagaimana tergambar dalam grafik perkembangan penduduk di bawah ini :

Berdasarkan grafik di atas perkembangan jumlah penduduk dunia yang sangat cepat ini akan menimbulkan ledakan penduduk.

Menurut Thomas Robert Malthus dalam Essay on the Principle of Population (1798), dikatakan bahwa “ penduduk bertambah menurut deret ukur dan bahan makanan bertambah menurut deret hitung ”. Dengan demikian pertumbuhan penduduk lebih cepat dari pada produksi makanan yang dibutuhkan. Jika hal ini terus menerus dibiarkan maka akan terjadi ledakan penduduk. Ledakan penduduk sebagai akibat pertumbuhan penduduk yang cepat seperti itu memberikan dampak yang buruk bagi kehidupan sosial-ekonomi masyarakat dan hal inipun membuat pemerintah berusaha untuk mengatasinya ledakan penduduk tersebut.

a. Dampak Ledakan Penduduk antara lain :

1. Jumlah pengangguran semakin meningkat
2. Kekurangan pangan yang menyebabkan kelaparan dan gizi rendah
3. Kebutuhan pendidik, kesehatan dan perumahan sukar diperoleh
4. Terjadinya polusi dan kerusakan lingkungan
5. Tingkat kemiskinan semakin meningkat


b. Usaha mengatasi Ledakan Penduduk antara lain :

1. Memperluas lapangan kerja melalui industrialisasi
2. Melaksanakan program Keluarga Berencana (KB)
3. Meningkatkan produksi pangan sesuai kebutuhan penduduk
4. Melaksanakan program transmigrasi
5. Menambah sarana pendidikan dan perumahan sederhana

Perkembangan Jumlah Penduduk Indonesia
dalam Kaitannya dengan Perkembangan Penduduk Dunia

Jumlah penduduk pada suatu negara selalu mengalami perubahan yang disebabkan oleh faktor kelahiran, kematian dan migrasi atau perpindahan penduduk. Perubahan keadaan penduduk tersebut dinamakan dinamika penduduk. Dinamika atau perubahan penduduk cenderung kepada pertumbuhan. Pertumbuhan penduduk ialah perkembangan jumlah penduduk suatu daerah atau negara. Jumlah penduduk suatu negara dapat diketahui melalui sensus, registrasi dan survei penduduk. Jumlah penduduk Indonesia sejak sensus pertama sampai dengan sensus terakhir jumlahnya terus bertambah. Sensus pertama dilaksanakan pada tahun 1930 oleh pemerintah Hindia Belanda. Sedangkan sensus yang pernah dilakukan oleh pemerintah Indonesia adalah pada tahun 1961, 1971, 1980, 1990 dan yang terakhir 2000. Sensus di Indonesia dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan waktu pelaksanaan sensus di Indonesia diadakan sepuluh tahun sekali.

Perkembangan jumlah penduduk Indonesia menurut sensus dari tahun 1930 – 2000.

Sumber : Buku Geografi SMP Kelas VIII Ganeca Exact

Perbandingan jumlah, kepadatan dan laju pertumbuhan penduduk Indonesia dengan beberapa negara lain :

a. Indonesia dengan Negara ASEAN

  1. Jumlah penduduk : Indonesia menempati urutan pertama dalam kelompok negara ASEAN
  2. Kepadatan penduduk : Indonesia berada pada urutan ke-5, yaitu 114 jiwa per km2, Singapura memiliki kepadatan penduduk paling tinggi dan Brunei Darussalam memiliki kepadatan penduduk terendah
  3. Pada tahun 2005, laju perumbuhan penduduk Indonesia menempati urutan ke-6 (1,45% per tahun), setelah Laos (2,3% per tahun) Filipina (2,0% per tahun) Malaysia (1,80% per tahun), Brunei Darussalam (1,9% per tahun), Kamboja (1,8% per tahun) serta Singapura dan Thailand (0,8% per tahun

b. Indonesia dengan Negara-negara di Dunia

  1. Jumlah penduduk Indonesia berada pada urutan ke-4 (215,27 ju ta jiwa), setelah Cina (1,306 milyar jiwa), India (1,068 milyar jiwa) dan Amerika Serkat (295 juta jiwa) pada tahun 2005.
  2. Negara terpadat penduduknya adalah Macao (22.260 jiwa per km2), setelah itu Monako(16.135 jiwa per km2) dan Singapura (7.461 jiwa per km2). Indonesia memiliki kepadatan penduduk jauh di bawah ketiga negara tersebut, yaitu sebesar 341 jiwa per km

Jumlah dan Pertumbuhan Penduduk Negara ASEAN Tahun 2005


Sumber : Encarta Reference Library Premium 2006

Di negara-negara ASEAN, beberapa negara pertumbuhan penduduknya masih tergolong tinggi. Akan tetapi secara keseluruhan persentase pertumbuhan penduduk telah mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Jumlah dan Pertumbuhan Penduduk Negara Dunia Tahun 2005

Sumber : Encarta Reference Library Premium 2006

Cina dan India adalah dua negara yang jumlah penduduknya terbesar, bukan hanya di Asia tetapi juga di dunia dan sudah berusaha menekan laju pertumbuhan penduduknya.

Pertumbuhan Penduduk Dunia dalam persen Tahun 2000

(Sumber: Encarta Referensi Library Premium 2006)

Pertumbuhan penduduk di negara-negara Afrika dan Timur Tengah umumnya masih sangat tinggi dan berada di atas Indonesia serta negara Amerika Serikat, Eropa dan Rusia umumnya sangat kecil.

Perkembangan Jumlah Penduduk Indonesia
dalam Kaitannya dengan Perkembangan Penduduk Dunia

Jumlah penduduk pada suatu negara selalu mengalami perubahan yang disebabkan oleh faktor kelahiran, kematian dan migrasi atau perpindahan penduduk. Perubahan keadaan penduduk tersebut dinamakan dinamika penduduk. Dinamika atau perubahan penduduk cenderung kepada pertumbuhan. Pertumbuhan penduduk ialah perkembangan jumlah penduduk suatu daerah atau negara. Jumlah penduduk suatu negara dapat diketahui melalui sensus, registrasi dan survei penduduk. Jumlah penduduk Indonesia sejak sensus pertama sampai dengan sensus terakhir jumlahnya terus bertambah. Sensus pertama dilaksanakan pada tahun 1930 oleh pemerintah Hindia Belanda. Sedangkan sensus yang pernah dilakukan oleh pemerintah Indonesia adalah pada tahun 1961, 1971, 1980, 1990 dan yang terakhir 2000. Sensus di Indonesia dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan waktu pelaksanaan sensus di Indonesia diadakan sepuluh tahun sekali.

Perkembangan jumlah penduduk Indonesia menurut sensus dari tahun 1930 – 2000.

Sumber : Buku Geografi SMP Kelas VIII Ganeca Exact

Perbandingan jumlah, kepadatan dan laju pertumbuhan penduduk Indonesia dengan beberapa negara lain :

a. Indonesia dengan Negara ASEAN

  1. Jumlah penduduk : Indonesia menempati urutan pertama dalam kelompok negara ASEAN
  2. Kepadatan penduduk : Indonesia berada pada urutan ke-5, yaitu 114 jiwa per km2, Singapura memiliki kepadatan penduduk paling tinggi dan Brunei Darussalam memiliki kepadatan penduduk terendah
  3. Pada tahun 2005, laju perumbuhan penduduk Indonesia menempati urutan ke-6 (1,45% per tahun), setelah Laos (2,3% per tahun) Filipina (2,0% per tahun) Malaysia (1,80% per tahun), Brunei Darussalam (1,9% per tahun), Kamboja (1,8% per tahun) serta Singapura dan Thailand (0,8% per tahun

b. Indonesia dengan Negara-negara di Dunia

  1. Jumlah penduduk Indonesia berada pada urutan ke-4 (215,27 ju ta jiwa), setelah Cina (1,306 milyar jiwa), India (1,068 milyar jiwa) dan Amerika Serkat (295 juta jiwa) pada tahun 2005.
  2. Negara terpadat penduduknya adalah Macao (22.260 jiwa per km2), setelah itu Monako(16.135 jiwa per km2) dan Singapura (7.461 jiwa per km2). Indonesia memiliki kepadatan penduduk jauh di bawah ketiga negara tersebut, yaitu sebesar 341 jiwa per km

Jumlah dan Pertumbuhan Penduduk Negara ASEAN Tahun 2005


Sumber : Encarta Reference Library Premium 2006

Di negara-negara ASEAN, beberapa negara pertumbuhan penduduknya masih tergolong tinggi. Akan tetapi secara keseluruhan persentase pertumbuhan penduduk telah mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Jumlah dan Pertumbuhan Penduduk Negara Dunia Tahun 2005

Sumber : Encarta Reference Library Premium 2006

Cina dan India adalah dua negara yang jumlah penduduknya terbesar, bukan hanya di Asia tetapi juga di dunia dan sudah berusaha menekan laju pertumbuhan penduduknya.

Pertumbuhan Penduduk Dunia dalam persen Tahun 2000

(Sumber: Encarta Referensi Library Premium 2006)

Pertumbuhan penduduk di negara-negara Afrika dan Timur Tengah umumnya masih sangat tinggi dan berada di atas Indonesia serta negara Amerika Serikat, Eropa dan Rusia umumnya sangat kecil.

Older Posts »